FXOpen Broker

10+ years’
experience in FX

VISIT WEBSITE

Trading Accounts

ECN, STP,
Micro, Crypto

START TRADING

Free Demo

Practice Forex trading
risk free

OPEN DEMO ACCOUNT

PAMM Technology

Become a Master
or a Follower

JOIN PAMM SERVICE
Results 1 to 4 of 4

Thread: Kondisi psikologi yang bagaimana yang tidak disukai namun sering melakukanya

  1. #1
    Market Maker cool user
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    11,216
    Thanks
    651
    Thanked 974 Times in 747 Posts

    Default Kondisi psikologi yang bagaimana yang tidak disukai namun sering melakukanya

    Trading forex bukanlah perdagangan biasa, sebab dalam akad jual beli dalam trading forex setiap yang mendaftar dalam broker otomatis menyetujui dengan resiko yang bisa terjadi, tanpa menyetujui itu maka transaksi forex akan menjadi batal, jadi jika trader mengalami loss kemudian menyalahkan siapapun, itu adalah kesalahan, sebab ia mungkin kurang teliti dalam membaca syarat dan ketentuan dalam pendaftaran.

    Bagi trader yang sudah berpengalaman trading, mungkin pernah mengalami kondisi dimana keputusan yuang diambil ia tahu itu pernah mengalami kesalahan yang sama, namun tetap membuka posisi meski itu adalah kesalahan, misalnya saat ini bukan harga yang bagus untuk open, tunggu sampai harga pada level terbaik, tapi setelah meunggu, ternyata harga pergi semakin jauh, akibatnya takut tertinggal lebih jauh akhirnya open posisi pada harga yang justru lebih kurang baguis, kalau orang sono bilang FOMO, fear os missing out, takut kehilangan kesempatan.

    Jika anda punya pengalaman serupa, yang bagaimana anda tahu ini salah tapi tetap melakukan?

  2. The Following 3 Users Say Thank You to radex78 For This Useful Post:

    azela (09-16-2021), Fox (06-03-2021), sutan (10-31-2021)

  3. #2
    Elder Analyst
    Join Date
    Aug 2018
    Location
    Kalimantan tengah
    Posts
    572
    Thanks
    642
    Thanked 214 Times in 176 Posts

    Default

    kondisi psokologi memang sangat penting sekali dan sebagai trader kita wajib dan dituntut agar ketika melakukan aktifitas trading hendaknya dalam kondisi psikologi yang baik, dikarenakan jika psikologi yang kurang baik dipaksakan maka sering terjadi kesalahan yang sama dan mengakibatkan kerugian.dalam hal kerugian sebenarnya jika tidak dalam emosi yang tinggi dan terukur maka kerugian ini bisa terkendali karena adanya pembatas atau stoplose, namun jika emosi dituruti maka sering kali tidak menggunakan pembatas kerugian dan menggunakan lot yang besar dan tidak sesuai dengan margin dan modal.

  4. The Following 3 Users Say Thank You to gom85 For This Useful Post:

    Fox (06-03-2021), radex78 (06-02-2021), sutan (10-31-2021)

  5. #3
    Bullish
    Join Date
    Sep 2021
    Posts
    95
    Thanks
    39
    Thanked 56 Times in 31 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by radex78 View Post
    Trading forex bukanlah perdagangan biasa, sebab dalam akad jual beli dalam trading forex setiap yang mendaftar dalam broker otomatis menyetujui dengan resiko yang bisa terjadi, tanpa menyetujui itu maka transaksi forex akan menjadi batal, jadi jika trader mengalami loss kemudian menyalahkan siapapun, itu adalah kesalahan, sebab ia mungkin kurang teliti dalam membaca syarat dan ketentuan dalam pendaftaran.

    Bagi trader yang sudah berpengalaman trading, mungkin pernah mengalami kondisi dimana keputusan yuang diambil ia tahu itu pernah mengalami kesalahan yang sama, namun tetap membuka posisi meski itu adalah kesalahan, misalnya saat ini bukan harga yang bagus untuk open, tunggu sampai harga pada level terbaik, tapi setelah meunggu, ternyata harga pergi semakin jauh, akibatnya takut tertinggal lebih jauh akhirnya open posisi pada harga yang justru lebih kurang baguis, kalau orang sono bilang FOMO, fear os missing out, takut kehilangan kesempatan.

    Jika anda punya pengalaman serupa, yang bagaimana anda tahu ini salah tapi tetap melakukan?
    Kondisi trading pada saat floating profit dan margin masih ada, keinginan untuk entry lagi tanpa melihat batasan area SnR terdekat, yang pada akhirnya profitnya tergerus dengan floating minus, syukur kalau masih ada sisa, beda lagi kalau malah berbalik arah.

  6. The Following 2 Users Say Thank You to azela For This Useful Post:

    radex78 (09-16-2021), sutan (10-31-2021)

  7. #4
    Market Maker sutan's Avatar
    Join Date
    Aug 2019
    Location
    surabaya
    Posts
    1,418
    Thanks
    933
    Thanked 441 Times in 373 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by radex78 View Post
    Trading forex bukanlah perdagangan biasa, sebab dalam akad jual beli dalam trading forex setiap yang mendaftar dalam broker otomatis menyetujui dengan resiko yang bisa terjadi, tanpa menyetujui itu maka transaksi forex akan menjadi batal, jadi jika trader mengalami loss kemudian menyalahkan siapapun, itu adalah kesalahan, sebab ia mungkin kurang teliti dalam membaca syarat dan ketentuan dalam pendaftaran.

    Bagi trader yang sudah berpengalaman trading, mungkin pernah mengalami kondisi dimana keputusan yuang diambil ia tahu itu pernah mengalami kesalahan yang sama, namun tetap membuka posisi meski itu adalah kesalahan, misalnya saat ini bukan harga yang bagus untuk open, tunggu sampai harga pada level terbaik, tapi setelah meunggu, ternyata harga pergi semakin jauh, akibatnya takut tertinggal lebih jauh akhirnya open posisi pada harga yang justru lebih kurang baguis, kalau orang sono bilang FOMO, fear os missing out, takut kehilangan kesempatan.

    Jika anda punya pengalaman serupa, yang bagaimana anda tahu ini salah tapi tetap melakukan?

    Ada hal sering kali dilakukan oleh trader dan ini sebenarnya disadari tapi dilakukan berulang – ulang. Apa saja itu? Gatel tangan. Nah ini yang jadi masalah besar sebenarnya sebab gatal tangan ini nggak jarang bikin trader malah jadi mengalami kerugian. Sebenarnya gatel tangan ini termasuk dalam kondisi psikologis yang merugikan bagi trader. Semisal dalam suatu kondisi pasar yang masih tak menentu, sedang berkonsolidasi, belum ada petanda akan adanya pergerakan baru yang besar tapi ada rasa takut kehilangan momentum, seperti yang om radix sampaikan diatas, yaitu FOMO. Padahal belum tentu keputusannya itu adalah tepat. Trader yang kena masalah gatel tangan merasa untuk segera masuk pasar, bagaimanapun kondisinya tanpa memikirkan resikonya. Terlalu percaya diri juga jadi masalah besar sebab terlalu yakin harga pasti akan naik, atau pasti akan turun tanpa memperhatikan kondisi fundamental dan teknis yang mempengaruhi pergerakan harga selanjutnya. Gatel tangan juga melanda seseorang yang akunnya sedang mengalami floating minus. Keinginan untuk terus masuk pasar, balas dendam karena mengalami kerugian, atau terlalu percaya diri harga pasti sejalan dengan open posisi yang sedang terfloating minus sehingga menambah orderan, akibatnya beban margin semakin berat dan beresiko margin call. Tak hanya itu, greedy juga bikin gatel tangan meski sudah mendapatkan banyak profit tapi masih pengen sikat pasar terus. Nah kondisi psikologis yang begini yang sering terjadi, tidak disukai tapi tetap dilakukan. Dan masalahnya adalah, saya masih sering mengalami hal kayak gini hehehe

  8. The Following User Says Thank You to sutan For This Useful Post:

    radex78 (10-31-2021)

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Bookmarks

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Disclaimer
2022 © FXOpen. All rights reserved. Various trademarks held by their respective owners.

Risk Warning: Trading on the Forex market involves substantial risks, including complete possible loss of funds and other losses and is not suitable for all members. Clients should make an independent judgment as to whether trading is appropriate for them in the light of their financial condition, investment experience, risk tolerance and other factors.

FXOpen Markets Limited, a company duly registered in Nevis under the company No. C 42235. FXOpen is a member of The Financial Commission.

FXOpen AU Pty Ltd., a company authorised and regulated by the Australian Securities & Investments Commission (ASIC). AFSL 412871ABN 61 143 678 719.

FXOpen Ltd. a company registered in England and Wales under company number 07273392 and is authorised and regulated by the Financial Conduct Authority (previously, the Financial Services Authority) under FCA firm reference number 579202.

FXOpen EU is a trading name of FXOpen EU Ltd. FXOpen EU Ltd is authorized and regulated by the Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC) under license number 194/13.

FXOpen does not provide services for United States residents.

Join us