FXOpen Broker

10+ years’
experience in FX

VISIT WEBSITE

Trading Accounts

ECN, STP,
Micro, Crypto

START TRADING

Free Demo

Practice Forex trading
risk free

OPEN DEMO ACCOUNT

PAMM Technology

Become a Master
or a Follower

JOIN PAMM SERVICE
Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 15 of 105

Thread: Info Seputar Virus Corona - Covid-19

  1. #1
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default Info Seputar Virus Corona - Covid-19

    Berhubung memang sangat penting untuk terus disimak perkembangan dunia terkait virus corona covid-19 ini, maka kita simak dari berbagai sumber, baik di dalam negeri atau dari luar negeri. Mari kita simak bersama!!!

  2. #2
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    400 Karyawan Rumah Jagal di Jerman Terinfeksi Corona, Sekolah-Sekolah Ditutup



    Sebanyak 400 karyawan rumah jagal di Jerman terinfeksi virus corona (Foto: AFP)

    FRANKFURT, iNews.id - Sebanyak 400 dari total 500 karyawan di fasilitas pemotongan hewan atau rumah jagal di Jerman dinyatakan terinfeksi virus corona.

    Fasilitas penanganan hewan menjadi sorotan terkait wabah virus corona. Seperti diketahui, asal muasal virus mematikan ini diyakini berasal dari pasar seafood Wuhan, China.

    Teranyar, pasar induk Xinfadi, Beijing, juga menjadi pembicaraan terkait dugaan penyebaran virus yang berasal dari ikan salmon impor meski akhirnya dibantah.

    Ratusan karyawan rumah jagal milik Toennies Group di negara bagian Rhine Westphalia Utara (NRW) itu menjalani tes virus corona sejak awal pekan.
    Otoritas kesehatan setempat masih memeriksa 400 sampel lainnya, yakni milik karyawan dan pengunjung.

    Sven Georg Adenauer, pejabat Distrik Guetersloh, tempat rumah jagal berada, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (18/6/2020), mengatakan fasilitas itu ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.


    Menyusul lonjakan kasus ini, sekolah-sekolah dan pusat penitipan anak di Guetersloh ditutup mulai 18 hingga 29 Juni.

    Rumah jagal lain juga pernah menjadi pusat penyebaran Covid-19 di Jerman. Pada awal Mei, lebih dari 200 kasus terdeteksi di pabrik pengolahan daging Westfleisch, yang juga berada di NRW.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...ekolah-ditutup

  3. #3
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Rekor, Kasus Virus Corona Global Bertambah 183.000 Orang dalam Sehari



    JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan penambahan 183.020 kasus virus corona dalam 24 jam secara global pada Minggu (21/6/2020).

    Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sejak wabah bermula di China pada akhir Desember 2020.

    Dalam laporan hariannya, WHO menyebutkan kasus tertinggi terjadi di Amerika Utara dan Amerika Selatan dengan penambahan 116.000 lebih penderita Covid-19 baru.

    Dengan demikian total kasus Covid-19 di seluruh dunia hingga Minggu telah menembus 8,7 juta orang di 216 negara dan wilayah, sebanyak 461.000 lebih di antaranya meninggal.

    Rekor tertinggi penambahan harian kasus virus corona terakhir terjadi pada 18 Juni yakni 181.232 penderita. Ironisnya, rekor penambahan terjadi setelah banyak negara melonggarkan pembatasan.

    Sebelumnya WHO menyebut kondisi wabah secara global justru memburuk. Pemicunya ada kesan kepuasan setelah mengalami masa-masa puncak.

    Badan PBB itu memperingatkan adanya penambahan kasus harian yang tinggi, terutama di Amerika.

    Selain itu demonstrasi menentang rasisme di Amerika Serikat dan negara lain juga berpotensi meningkatkan kasus Covid-19.

    "Meskipun situasi di Eropa membaik, secara global keadaannya memburuk," kata bos WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, belum lama ini.

    Lebih dari 100.000 penambahan kasus harian secara global dilaporkan pada 9 dan 10 hari dalam 2 pekan terakhir.

    “Ancaman terbesar sekarang adalah rasa puas diri. (Padahal) Banyak orang di seluruh dunia yang masih rentan terhadap infeksi. Lebih dari 6 bulan selama pandemi, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk melepas pijakannya," katanya.


    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...g-dalam-sehari
    Last edited by penaltev; 06-22-2020 at 03:20 AM.

  4. #4
    In Profit
    Join Date
    Feb 2020
    Posts
    208
    Thanks
    253
    Thanked 42 Times in 40 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by penaltev View Post
    Rekor, Kasus Virus Corona Global Bertambah 183.000 Orang dalam Sehari



    JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan penambahan 183.020 kasus virus corona dalam 24 jam secara global pada Minggu (21/6/2020).

    Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sejak wabah bermula di China pada akhir Desember 2020.

    Dalam laporan hariannya, WHO menyebutkan kasus tertinggi terjadi di Amerika Utara dan Amerika Selatan dengan penambahan 116.000 lebih penderita Covid-19 baru.

    Dengan demikian total kasus Covid-19 di seluruh dunia hingga Minggu telah menembus 8,7 juta orang di 216 negara dan wilayah, sebanyak 461.000 lebih di antaranya meninggal.

    Rekor tertinggi penambahan harian kasus virus corona terakhir terjadi pada 18 Juni yakni 181.232 penderita. Ironisnya, rekor penambahan terjadi setelah banyak negara melonggarkan pembatasan.

    Sebelumnya WHO menyebut kondisi wabah secara global justru memburuk. Pemicunya ada kesan kepuasan setelah mengalami masa-masa puncak.

    Badan PBB itu memperingatkan adanya penambahan kasus harian yang tinggi, terutama di Amerika.

    Selain itu demonstrasi menentang rasisme di Amerika Serikat dan negara lain juga berpotensi meningkatkan kasus Covid-19.

    "Meskipun situasi di Eropa membaik, secara global keadaannya memburuk," kata bos WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, belum lama ini.

    Lebih dari 100.000 penambahan kasus harian secara global dilaporkan pada 9 dan 10 hari dalam 2 pekan terakhir.

    “Ancaman terbesar sekarang adalah rasa puas diri. (Padahal) Banyak orang di seluruh dunia yang masih rentan terhadap infeksi. Lebih dari 6 bulan selama pandemi, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk melepas pijakannya," katanya.


    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...g-dalam-sehari
    seluruh dunia merasakan hal yang sama, dan sangat berimbas pada sektor perekonomian. Apalagi banyak yang dirumahkan karena tidak beroperasinya perusahaan. Kita tidak bisa menuding siapapun untuk menanggung, diri sendirilah yang harusnya merasa layak untuk berubah dengan perlhana-lahan dan kesiapan mental. Yang nantinya akan dapat memandirikan diri sendiri..

  5. #5
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Haji Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi, Arab Saudi Gelar Konferensi Pers Hari Ini



    Arab Saudi tetap melaksanakan ibadah haji tahun ini dengan jemaah sangat terbatas (Foto: AFP)



    RIYADH, iNews.id - Arab Saudi memastikan tetap menggelar pelaksanaan haji tahun ini di tengah wabah virus corona, namun jumlah jemaahnya akan dibatasi.

    Seluruh jemaah merupakan warga yang sudah berada di Saudi dan tak ada pendatang. Hal ini diterapkan untuk tetap menjaga kesehatan jemaah dari potensi paparan Covid-19.


    Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memastikan jemaah yang mengikuti haji tahun ini bisa berasal dari negara mana saja asalkan mereka sudah berada di sana.

    “Diputuskan untuk mengadakan haji tahun ini dengan jumlah yang sangat terbatas, dengan kebangsaan yang berbeda,” demikian keterangan kementerian, seperti dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency, Selasa (23/6/2020).


    "Keputusan ini diambil untuk memastikan pelaksanaan haji digelar dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan masyarakat serta sesuai dengan ajaran Islam.”

    Meski demikian kementerian belum memastikan berapa jumlah jemaah yang bisa melaksanakan haji serta bagaimana pembagiannya per negara. Seperti diketahui banyak warga dari negara lain yang bermukim di Saudi, umumnya untuk bekerja dan menimba ilmu.


    Untuk itu kementerian akan menggelar konferensi pers pada Selasa (23/6/2020) untuk membahas pelaksanaan haji secara terperinci.

    Tahun lalu haji diikuti lebih dari 2,5 juta jemaah dari seluruh dunia, termasuk dari Saudi.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...-pers-hari-ini

  6. #6
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by Fox View Post
    seluruh dunia merasakan hal yang sama, dan sangat berimbas pada sektor perekonomian. Apalagi banyak yang dirumahkan karena tidak beroperasinya perusahaan. Kita tidak bisa menuding siapapun untuk menanggung, diri sendirilah yang harusnya merasa layak untuk berubah dengan perlhana-lahan dan kesiapan mental. Yang nantinya akan dapat memandirikan diri sendiri..
    Semua lini terimbas gan, maka dari itu bisa dikondisikan dan ini merupakan sebuah transisi besar menuju jaman keadilan kemakmuran. Insyaa ALLAAH....

  7. #7
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Klaster Baru Ditemukan 2 Positif COVID-19, Warga se-Kampung Ditest Swab



    Menyusul dua warga yang terpapar positif COVID-19 dan sebagai kluster baru, warga Kampung Sunyaragi Kesambi di Kota Cirebon Jawa Barat dirapid test dan Swab, Selasa (23/6/2020). (Foto/iNews TV/Miftahudin)

    CIREBON - Menyusul dua warga yang terpapar positif COVID-19 dan sebagai klaster baru, warga Kampung Sunyaragi Kesambi di Kota Cirebon, Jawa Barat di-rapid test dan Swab, Selasa (23/6/2020).

    Dari warga yang ditest, sebanyak 60 warga kampung Sunyaragi yang diambil samplenya. Mereka terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak maupun anak- anak.

    Petugas Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengkonsentrasikan di RT 06 RW 10. Lantaran di tempat ini, banyak warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien yang positif COVID-19, terakhir kali dua warga ditemukan positif.

    Kepala Puskesmas Kesambi, Suharto mengatakan, pihaknya saat ini sedang men-tracking, warga yang sempat kontak dan bersinggungan dengan pasien yang postif. "Rapit test ini akan digelar sampai warga yang sempat kontak sudah menjalani Swab," ujarnya.

    Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/79...wab-1592935616

  8. #8
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Pilot Bahas Virus Corona Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Tewaskan 97 Orang di Pakistan



    Kecelakaan pesawat di Karcahi, Pakistan, yang menewaskan 97 penumpang pada Mei lalu. (foto: AFP)


    KARACHI, iNews.id - Kementerian Penerbangan Pakistan merilis hasil penyelidikan kecelakaan pesawat yang menewaskan hampir seratus penumpang pada Mei lalu. Kecelakaan disebabkan murni kesalahan manusia.

    Pesawat maskapai pemerintah Pakistan International Airlines (PIA) beberapa kali berupaya melakukan pendaratan darurat di Bandara Karachi, Jumat (22/5/2020). Pesawat jatuh dan menghantam beberapa rumah sebelum terbakar hebat. Sebanyak 97 orang penumpang tewas sementara dua lainnya dinyatakan selamat dalam insiden tersebut.

    Ini merupakan kecelakaan pesawat paling buruk dalam delapan tahun terakhir setelah penerbangan domestik Pakistan diizinkan beroperasi kembali menyusul dilonggarkannya aturan lockdown di tengah pandemi Covid-19.

    Kebanyakan penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut dalam perjalanan pulang ke kampung halaman guna merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

    Dilansir dari AFP, Rabu (24/6/2020), hasil investigasi yang dilakukan Kementerian Penerbangan Pakistan dan ahli dari industri aviasi Prancis diketahui kecelakaan pesawat disebabkan oleh kesalahan pilot ketika hendak mendaratkan pesawat Airbus A320 nahas tersebut.

    "Analisa data dan rekaman suara memperlihatkan pilot dan co-pilot tidak fokus dan terus menerus membicarakan tentang virus corona," kata Menteri Penerbangan Pakistan, Ghulam Sarwar Khan.

    "Pesawat 100 persen laik terbang, tidak ada kesalahan teknis dalam insiden tersebut," lanjutnya.


    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...ng-di-pakistan

  9. #9
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Kasus Covid-19 Mendekati 10 Juta, Negara di Dunia Menghadapi Kelangkaan Konsentrator Oksigen



    Pasien Covid-19 dirawat menggunakan konsentrator oksigen untuk membantu pernapasan (foto: AP)


    JAKARTA, iNews.id - Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 mendekati angka 10 juta di seluruh dunia, sejumlah beberapa negara dihadapkan permasalahan serius kekurangan konsentrator oksigen. Demikian pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Sampai pekan terakhir Juni 2020, kasus Covid-19 di seluruh dunia sudah mencapai 9,3 juta dengan angka kematian menembus 480.000 jiwa. Dalam satu minggu terakhir, ada peningkatan sekitar 1 juta kasus baru.

    Berdasarkan data yang dikumpulkan WHO, kenaikan signifikan kasus baru Covid-19 di seluruh dunia turut mempengaruhi tingkat permintaan konsentrator oksigen. Dalam sehari, di lebih dari 180 negara yang memiliki kasus infeksi Covid-19 telah menghabiskan 88.000 tabung oksigen, atau sekitar 620.000 meter kubik oksigen.

    Masifnya peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara menyebabkan kelangkaan konsentrator oksigen yang dibutuhkan untuk mendukung pernapasan pasien.

    "Banyak negara sekarang mengalami kesulitan mendapatkan konsentrator oksigen," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Rabu (24/6/2020), dikutip dari The Sydney Morning Herald (SMH).

    "Salah satu cara paling efektif untuk menyelamatkan hidup adalah menyediakan oksigen untuk pasien yang membutuhkannya. Tetapi, permintaan saat ini melebihi pasokan," ucapnya.

    Dia mengatakan WHO telah membeli 14.000 konsentrator oksigen dari pabrik-pabrik dan berencana mengirimnya ke 120 negara dalam beberapa minggu mendatang. Pembelian tahap kedua sebanyak 170.000 konsentrator oksigen senilai sekitar 100 juta dolar AS (Rp1,4 triliun) akan tersedia pada enam bulan ke depan.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...trator-oksigen

  10. #10
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Kasus Covid di Seluruh Dunia Mencapai 10 Juta, Angka Kematian Lebih dari 500 Ribu




    JAKARTA, iNews.id - Kasus Covid-19 telah menembus angka 10 juta di seluruh dunia pada Minggu (28/6/2020). Sementara kasus kematian akibat virus yang menyerang pernapasan itu lebih dari 500 ribu jiwa.

    Dilansir dari AFP, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat infeksi Covid-19 kali ini dua kali lipat dari jumlah penyakit influenza parah yang dicatat tiap tahunnya. Amerika Utara, Amerika Latin dan Eropa masing-masing menyumbang sekitar 25 persen kasus. Sementara Asia dan Timur Tengah masing-masing sekotar 11 persen dan 9 persen.


    Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus infeksi Covid-19 tertinggi dengan jumlah terkonfirmasi 2.559.254 kemudian Brasil 1.315.941 dan Rusia 634.437.

    Sementara angka kematian di seluruh dunia mencapai 501.262 jiwa, AS mencatat kematian tertinggi yakni 127.495 disusul Brasil di urutan dua dengan 57.103 dan Rusia 9.073.


    Tingginya jumlah infeksi Covid-19 disebabkan banyak negara melonggarkan aturan lockdown (penutupan wilayah) untuk mencegah terhentinya roda perekonomian lebih lama. Ilmuwan memperkirakan pandemi Covid-19 akan berdampak pada perubahan besar pekerjaan dan kehidupan sosial.

    Lebih lanjut, menurut para ilmuwan kondisi seperti ini bisa berlangsung selama satu tahun atau setidaknya sampai vaksin ditemukan.

    Sejumlah negara seperti China, Korea Selatan, Australia dan Jerman dihadapkan pada ancaman gelombang dua Covid-19 menyusul munculnya puluhan hingga ratusan kasus baru dalam sebulan terakhir.

    China--epicentrum pertama Covid-19 pada Januari lalu--mengonfirmasi lebih dari 100 kasus baru di kota Beijing dari cluster pasar Xinfandi pada pekan kedua Juni. Ini merupakan penambahan kasus baru terbanyak setelah lebih dari 50 hari China tak mencatat pasien baru Covid-19.

    Sementara Jerman mendapati lebih dari 650 kasus positif baru Covid-19 dari cluster rumah pemotongan hewan, Jepang dan Korea Selatan mencatat ratusan kasus baru Covid-19 setelah mengizinkan hiburan malam dan tempat wisata beroperasi kembali.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...-dari-500-ribu

  11. #11
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    PM Johnson Akui Inggris Salah Kelola Krisis Virus Corona sehingga Jadi Mimpi Buruk



    Boris Johnson (Foto: AFP)


    LONDON, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Boris Johnson menilai kesalahan dalam mengelola krisis virus corona menjadi bencana bagi negaranya.

    Pemerintahannya sedang menyelidiki langkah-langkah keliru yang sudah diambil selama menanggulangi wabah Covid-19.


    "Ini (virus corona) telah menjadi bencana," ujar Johnson, kepada Times Radio.

    "Jangan potong kata-kata kami, maksud saya (virus corona) ini telah menjadi mimpi buruk bagi negara dan mengalami guncangan besar,” tuturnya, menambahkan, seperti dilaporkan kembali oleh Reuters, Senin (29/6/2020).


    Pria yang sempat dirawat di ICU akibat terinfeksi virus corona itu melanjutkan, pemerintah berutang kepada semua korban meninggal maupun pasien akibat kesalahan penanganan pandemi virus corona.

    "Saya benar-benar memahami hal ini dan kita akan melakukannya. Saya berpikir saat ini belum tepat, saat semua orang sedang berusaah sekuat tenaga. Saya tidak berpikir ini waktu yang tepat,” kata Johnson.

    Saat ditanya soal apakah penasihat senior Dominic Cumming bertanggung jawab atas kesalahan mengelola krisis, Johnson menepisnya.

    “Dom orang yang ulung,” ujarnya.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...di-mimpi-buruk

  12. #12
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Wabah Virus Corona, PM Narendra Modi Sebut India di Titik Kritis


    NEW DELHI, iNews.id - Kasus kematian akibat virus corona di India dianggap masih terkendali meskipun negara itu menduduki posisi keempat di dunia dalam jumlah korban terinfeksi.

    Perdana Menteri Narendra Modi dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi, Selasa (30/6/2020), mengatakan, India berada dalam titik kritis.

    Hingga hari ini, negara dengan populasi penduduk terbesar kedua di dunia itu mengonfirmasi hampir 570.000 kasus Covid-19, lebih dari 16.000 di antararnya meninggal.

    "Memang benar, jika Anda melihat tingkat kematian akibat corona, dibandingkan dengan banyak negara di dunia, India berada dalam kondisi baik," kata Modi, merujuk pada kebijakan lockdown total sejak akhir Maret hingg awal Juni yang berefek pada 1,3 miliar penduduk, dikutip dari Associated Press.

    Namun sejak lockdown dilonggarkan, kasus virus corona kembali melonjak.

    Beberapa pembatasan masih diberlakukan, namun banyak industri dan bisnis telah dibuka kembali sehingga warga kembali beraktivitas.


    Modi menyalahkan warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker atau menjaga jarak sosial.

    "Orang-orang menjadi ceroboh. Kita harus panggil orang-orang yang melanggar,” ujarnya.


    Dia juga mendesak pemerintah daerah untuk lebih ketat dalam menegakkan aturan demi mencegah penyebaran virus corona.

    Lebih lanjut dia mengatakan, jatah makan gratis bagi 800 juta warga yang membutuhkan akan dilanjutkan hingga November 2020.

    “Penerima manfaat terbesar adalah orang-orang miskin yang meninggalkan desa mereka dan pergi ke tempat lain untuk bekerja,” katanya, merujuk pada puluhan ribu pekerja migran yang terpaksa pulang kampung karena kehilangan pekerjaan.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...i-titik-kritis

  13. The Following User Says Thank You to penaltev For This Useful Post:

    sutan (07-01-2020)

  14. #13
    Elder Analyst sutan's Avatar
    Join Date
    Aug 2019
    Location
    surabaya
    Posts
    514
    Thanks
    448
    Thanked 175 Times in 148 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by penaltev View Post
    Wabah Virus Corona, PM Narendra Modi Sebut India di Titik Kritis


    NEW DELHI, iNews.id - Kasus kematian akibat virus corona di India dianggap masih terkendali meskipun negara itu menduduki posisi keempat di dunia dalam jumlah korban terinfeksi.

    Perdana Menteri Narendra Modi dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi, Selasa (30/6/2020), mengatakan, India berada dalam titik kritis.

    Hingga hari ini, negara dengan populasi penduduk terbesar kedua di dunia itu mengonfirmasi hampir 570.000 kasus Covid-19, lebih dari 16.000 di antararnya meninggal.

    "Memang benar, jika Anda melihat tingkat kematian akibat corona, dibandingkan dengan banyak negara di dunia, India berada dalam kondisi baik," kata Modi, merujuk pada kebijakan lockdown total sejak akhir Maret hingg awal Juni yang berefek pada 1,3 miliar penduduk, dikutip dari Associated Press.

    Namun sejak lockdown dilonggarkan, kasus virus corona kembali melonjak.

    Beberapa pembatasan masih diberlakukan, namun banyak industri dan bisnis telah dibuka kembali sehingga warga kembali beraktivitas.


    Modi menyalahkan warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker atau menjaga jarak sosial.

    "Orang-orang menjadi ceroboh. Kita harus panggil orang-orang yang melanggar,” ujarnya.


    Dia juga mendesak pemerintah daerah untuk lebih ketat dalam menegakkan aturan demi mencegah penyebaran virus corona.

    Lebih lanjut dia mengatakan, jatah makan gratis bagi 800 juta warga yang membutuhkan akan dilanjutkan hingga November 2020.

    “Penerima manfaat terbesar adalah orang-orang miskin yang meninggalkan desa mereka dan pergi ke tempat lain untuk bekerja,” katanya, merujuk pada puluhan ribu pekerja migran yang terpaksa pulang kampung karena kehilangan pekerjaan.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...i-titik-kritis
    apa kabar indonesia ya? sejak covid mewabah kesadaran untuk memproteksi diri dengan menggunakan marker, jaga jarak, jaga kebersihan dll saja tidak dilakukan apa lagi setelah adanya pelonggaran PSBB ini. data terakhir sudah mencapai lebih dari 50 ribu kasus positif heehhe..semoga cepet berlalu lah

  15. #14
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Quote Originally Posted by sutan View Post
    apa kabar indonesia ya? sejak covid mewabah kesadaran untuk memproteksi diri dengan menggunakan marker, jaga jarak, jaga kebersihan dll saja tidak dilakukan apa lagi setelah adanya pelonggaran PSBB ini. data terakhir sudah mencapai lebih dari 50 ribu kasus positif heehhe..semoga cepet berlalu lah
    Kabar Nusantara ya bisa kita simak sendiri sis, karena memang ini super virus. Untuk pergerakan manusia tentu saja tetap ramai, karena memang butuh duit mencukupi kebutuhan. Apalagi semua pada naik, pajak ini itu, makin runyam suasana. kwkw.

  16. The Following User Says Thank You to penaltev For This Useful Post:

    sutan (07-03-2020)

  17. #15
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,472
    Thanks
    1,448
    Thanked 1,022 Times in 751 Posts

    Default

    Pakar Epidemiologi Ingatkan Siaga Penuh, Perubahan Zona Risiko Covid-19 Dinamis


    JAKARTA, iNews.id - Dinamika perubahan pemetaan zona risiko daerah tepapar virus corona (Covid-19) dinilai dinamis. Ada masanya setiap kabupaten/kota masuk dalam zona rendah, berpindah ke zona tinggi, tetapi tidak sedikit yang berpindah dari zona resiko rendah menjadi zona hijau.

    Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, kondisi tersebut harus disikapi dengan siaga penuh. Perilaku yang dilakukan hari ini, kata dia sangat menentukan yang terjadi berikutnya.
    BACA JUGA:
    Anies Sebut KRL Masih Rawan Penularan Covid-19, Ini Jawaban PT KCI

    "Perubahan (zona rendah ke zona tinggi atau sebaliknya) yang kita lihat dari kabupaten kota secara cepat berganti dan sangat dinamis. Artinya apa? Kita semua tetap harus bersiap siaga dan meyakini perilaku kita pada hari ini akan menentukan apa yang akan terjadi di kemudian hari," ujar Dewi di Media Center Gugus Tugas Nasional, Rabu (1/7/2020).

    Dia mencatat, ada 19 kabupaten/kota yang berubah dari zona risiko tinggi ke zona risiko sedang terhitung 28 Juni 2020. Kabupaten/kota tersebut meliputi, Sumatera Utara, yaitu Kota Binjai, Jawa Tengah ada di Semarang dan Kota Magelang. Kemudian, Jawa Timur ada Kediri, Tuban, Lamongan, Pamekasan, Kota Pasuruan dan Kota Batu.
    BACA JUGA:
    Masih Zona Kuning Covid-19, Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB 14 Hari

    Selanjutnya di Kalimantan Selatan terdapat Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut dan Lamandau. Sulawesi Tenggara, yaitu Buton. Sulawesi Utara, yaitu Kota Tomohon, Provinsi Gorontalo, Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Maluku, Maluku Tengah dan Papua, yaitu Kota Jayapura.

    Selain itu, kata dia sebanyak 31 kabupaten/kota yang bergerak dari risiko sedang menuju risiko rendah meliputi, Aceh Utara, Sumatera Barat, yaitu Tanahdatar dan Padangpariaman.

    Sumatera Utara, yaitu Serdang Bedagai dan Kota Padang Sidempuan. Sumatera Selatan, yakni Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau. Bangka Belitung serta Belitung.

    Kemudian, Jawa Barat, yakni Bandung. Jawa Tengah, yaitu Blora dan Kota Pekalongan. Jawa Timur ada Probolinggo. Kalimantan Barat ada Sintang. Kalimantan Tengah, yakni Kotawaringin Timur dan Seruyan. Kalimantan Timur ada Kutai Kartanegara, Kota Samarinda dan Kota Bontang.

    Selanjutnya Sulawesi Tengah ada Sigi. Sulawesi Tenggara ada Wakatobi. Sulawesi Utara, yaitu Bolaang Mongondow Selatan. Sulawesi Selatan, yakni Kepulauan Selayar, Bantaeng, Bone, Wajo, Sidenreng Rappang dan Sigi. Maluku Utara ada Kepulauan Sula, Nusa Tenggara Barat, yaituLombok Timur. Papua ada Jayawijaya.

    Sementara, 7 kabupaten kota dari risiko rendah masuk ke dalam zona hijau, wilayah tersebut tidak ada kasus baru selama 4 minggu terakhir dan angka kesembuhan mencapai 100 persen.

    Sebanyak 7 wilayah tersebut meliputi, Sumatera Barat, yakni Kota Sawahlunto. Riau ada Kepulauan Meranti. Bengkulu, yaitu Bengkulu Selatan dan Kaur. Lampung ada Way Kanan dan Kota Metro. Kalimantan Tengah, yaitu Sukamara.

    Dia mengapresiasi terhadap wilayah yang berhasil masuk dalam katogori zona hijau. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk membuat daerahnya berubah ke zona yang lebih baik.

    "Ini juga perlu kita apresiasi karena cukup banyak daerah kabupaten kota yang bergerak menuju zona risiko yang jauh lebih baik lagi,” ucapnya.

    Pakar epidemiologi ini mengingatkan, kunci keberhasilan penanganan Covid-19 dapat dicapai dengan kedisiplinan dan gotong royong serta hidup sehat.

    "Saya ingin menyampaikan keberhasilan kita hanya bisa didapatkan melalui penuh perjuangan, kedisiplinan dalam melakukan perubahan dan gotong royong sebagai nilai yang diimplementasikan. Mari, kita hidup lebih sehat, hidup lebih taat, menuju Indonesia yang makmur dan bermartabat," katanya.

    Sumber: https://www.inews.id/news/nasional/p...vid-19-dinamis

  18. The Following User Says Thank You to penaltev For This Useful Post:

    sutan (07-03-2020)

Page 1 of 7 12345 ... LastLast

Bookmarks

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Disclaimer
2005-2020 © FXOpen All rights reserved. Various trademarks held by their respective owners.

Risk Warning: Trading on the Forex market involves substantial risks, including complete possible loss of funds and other losses and is not suitable for all members. Clients should make an independent judgment as to whether trading is appropriate for them in the light of their financial condition, investment experience, risk tolerance and other factors.

FXOpen Markets Limited, a company duly registered in Nevis under the company No. C 42235. FXOpen is a member of The Financial Commission.

FXOpen AU Pty Ltd., a company authorised and regulated by the Australian Securities & Investments Commission (ASIC). AFSL 412871ABN 61 143 678 719.

FXOpen Ltd. a company registered in England and Wales under company number 07273392 and is authorised and regulated by the Financial Conduct Authority (previously, the Financial Services Authority) under FCA firm reference number 579202.

FXOpen does not provide services for United States residents.

Join us